Gubrakkkkkkk!!!!!! Ohh
dear, aku nabrak lagi. Ini yang kedua
kalinya nabrak, padahal udah sesuai jalur dan ga laju bawa motor nya. Si cewek
itu sih yang salah, dia belok ga liat-liat sambil maenin tuh gadget nya. Seandainya tuh cowok aku
rejam tuh orang dengan helm, syukur deh ga ada luka serius yang aku derita cuma
sepertiga lutut luka dan siku serta nih badan yang sekarang ngilu-ngilu
***
Malam itu cuaca sangat cerah, diiringi derai angin dan kabut
asap yang ga ilang-ilang sejak pagi bahkan dari kemarin-kemarin. Aku yang sudah
siap-siap sejak setelah maghrib tadi menunggu teman yang datang menjemputku.
Biasalah hemat bensin jadi nyari tebengan haha. Mengenakan kemeja abu-abu
berhias bintik hitam sebagai motif di balut celana jeans dan footwear berlogo nike. Aku pergi bersama temanku yang sudah memarkirkan kendaraan Honda nya di halaman rumahku yang
memberi sinyal agar aku segera pergi.
Menyusuri jalan aspal yang biasa aku lalui, kupacu motor
bebek temanku sampai menunjukan angka yang berkisar 40-60 km/jam. Hampir tak
kusadari sebuah mobil membating stirke arah jalurku, untung reflekku bagus.
The second tragedy, sebuah
mobil lagi yang hampir tak kulihat lagi melintas keluar dari sebuah gang.
Alhamdulillah ak cepat tersadar dan langsung ngerem.
Dan akhirnya sampe juga di rumah temanku yang sudah kami
sepakati untuk berkumpul sebelum pergi ke gedung bulat di tengah kota yang
sedang disewa untuk perayaan resepsi pernikahan abang temanku. 5 menit duduk
kami pun pergi ke gedung bulat yang biasa disebut PCC(Pontianak Convention
Center) itu.
Di tengah pengalaman ini, i got an accident . tepat banget kejadian nya depan rumah sakit pro
medika, aku terjatuh beserta cewek yang masih asik sama gadget nya itu beserta muka yang sengak
ga bersalah itu. Karna lagi sedang mala buat berurusan panjang aku ambil damai
aja, aku melanjutkan perjalan ke PCC yang ga jauh lagi dari situ. Sesampainya
di PCC aku merapikan pakaian dan rambut yang sudah dipolesi pomed gatsby merah sebelum berangkat
tadi.
Kami pun masuk, dan mumpung gratis. Kami langsung tertuju ke
makanan yang tidak asing lagi yaitu sate. Ya. Seperti biasa, namanya remaja
iseng sate nya di ambil banyak sedangkan lontong hanya sedikit. Hahaha. Setelah
kenyang dan puas bercerita kami pun pulang.

0 komentar:
Posting Komentar