Selasa, 25 Agustus 2015

Ini cerpen?

Selamat malam reader, saya balik lagi dengan sebuah postingan. kali ini saya akan memposting sebuah cerpen, cerpen ini sebenarnya tugas sekolah saya. namun saya mempunyai kenginginan buat mempostingnya. ga usah banyak basa basi deh, langsung aja nih penampakan nyaa 

BIMBEL ASMARA
Cahaya rembulan tampil, menyinari bumi ditemani gemerlap bintang-bintang di langit yang menghitam. Hembusan angin yang menusuk kulit, membuat tubuh tak kuasa menahan kantuk dan menolak rayuan selimut.
“Uaaahhhh” , suara pemuda yang baru bangun dari tempat tidurnya. Dilihatnya jarum pendek yang menunjukan angka 8 dan seketika mata sayupnya menjadi segar dan ia berlari menuju  kamar mandi. Yaa, dia sudah kesiangan. Dia ada kuliah pagi ini tepatnya pukul 8.30, sebenarnya belum terlambat sih jika dia tidak mandi dan sarapan. Namun itu tidak mungkin kan dilakukannya, dia tidak bakal mau membuat teman ceweknya ilfeel.

Dengan mulut yang masih cemot ia memacu kendaraannya ke gudang illmu. Terlihat jarum yang menujukan angka 80 dan suara desiran motor yang sudah tidak enak dengar. “gubraakkkkk” detuman besar berbunyi di seberang jalan. Terlihat mobil yang sudah melintang di tengah jalan dan darah yang berceceran. Iya dia si pemuda yang kesiangan itu,motornya hancur dan kepalanya bocor. Sungguh malang nasibnya, bukan ilmu yang didapat melainkan 100 jahitan dan perban di sekujur tubuhnya.

“Ini mas buburnya saya simpan di atas meja”, latunan lembut dari sang perawat.

Tidak terasa sudah seminggu dia di sini sudah banyak perkembangan yang di dapat kepala nya sudah membaik dan luka-lukanya sudah mengering, dan hari ini merupakan hari terakhir ia di rumah sakit.

“Assalamualaikum”, suara di balik pintu yang tidak asing lagi terdengar olehnya. Ya itu ibunya yang datang menjemputnya pagi ini. “waalaikumsalam, ehh ibu ada apa? Pasti mau menjemputku yaa?” tanya Rian berhias senyum di wajahnya. “iya nak, inikan sudah hari terakhirmu” jawab sang ibu sambil mengemasi barang-barang Rian. Sambil menghabiskan makanan dari perawat tadi ia bertanya tentang bimbel yang ia buat di rumah, “ibu bagaimana dengan anak didikku di rumah”. Jawab ibu, “mereka merindukanmu nak, mereka juga sudah akrab dengan teman yang kamu suruh menggantikan kamu mengajar sementara”

Makanan pun habis, Rian dan ibunya pun pulang kerumah. Di rumah sudah menunggu adik-adiknya dan teman Rian, Sera namanya ia adalah teman kuliah Rian mereka sudah akrab sejak di bangku SMA dan ketemu lagi di bangku kuliah ini. Mereka berada dalam satu jurusan yaitu FKIP ya mereka berdua memang bercita-cita menjadi guru di masa yang akan datang.

***

Setelah tabrakan 7 tahun silam, kini Rian merasakan efek dari tabrakan itu, kepalanya sering sakit dan ia mudah pingsan. Ternyata ada tumor di kepalanya, akibat dari penggumpalan darah waktu ia tabrakan dulu. Tidak ada kesempatan lagi buat Rian untuk sembuh, tumor itu sudah menggrogoti kepalanya. Dan benar setelah seminggu mempersunting gadis pujaan nya di pelaminan ia meninggal dunia, meninggalkan istri barunya dan menyusul kedua orang tuanya di surga.

****
Setelah tabrakan waktu itu dia belum sembuh total, namun ia belum merasakan sakit dikepalanya. Rian pun melanjutkan usahanya yaitu bimbel yang ia rintis di rumah.

Sudah seminggu ia mengajar, mulai muncul sebuah pertanyaan. “kak Rian, kak Sera kok tidak mengajar lagi?” tanya bocah lugu di depannya. “ohh kak Sera itu hanya mengajar sementara menggantikan kakak” jawab Rian. “Mengapa tidak di ajak lagi kak? Kan kak Sera bisa membantu kakak” celetuk bocah lugu tadi. Sejenak Rian terpikirkan mengenai hal itu, “benar juga perkataan adik ini, Sera dapat membantuku, sehingga aku tidak kesibukan seperti sekarang ini” kata hati Rian.

“Assalamualaikum, hai Sera lagi sibuk gak? Ini aku Rian aku ingin menanyakan apakah besok bisa ketemuan nggak” tanya Rian via telpon. “ohh bisa, kita ketemu di tempat biasa saja yaa” jawab Sera yang menyetujui ajakan Rian.

Esok harinya, bertemu lah mereka di cafetaria seberang jalan. Rian memulai pembicaraan yang bertujuan mengajak Sera membantunya mengajar di bimbel. Sempat terjadi beberapa pertimbangan bagi Sera mulai dari jadwal kuliah nya dan kerjaan setiap hari nya. Namun bujuk rayu dari Rian berhasil membuat hati Sera luluh, namun dia tidak pernah berhasil membuat perasaan Sera luluh kepadanya ia selalu takut untuk mengungkapkan perasaan nya kepada Sera. Iya dulu ia mempunyai perasaan kepada sera saat SMA namun sayang Rian tidak berani untuk mengungkapkan kepadanya. Kini perasaan yang sudah ia kubur dalam-dalam muncul kembali ke permukaan. Tetapi ia masih bersabar, ia tidak mau usahanya gagal hanya karna cinta.

Hari demi hari berlalu sampai ia merasa rumahnya sudah tidak cukup menampung puluhan anak didiknya. Ya bimbel nya sudah mulai menampakkan taji nya, banyak orang tua siswa siswi yang menitipkan anak mereka di bimbel rumahan Rian ini. Dengan sedikit modal ia memberanikan diri untuk menyewa sebuah ruko di tepi jalan depan kompleknya, disini ia menyulap sebuah rumah toko menjadi sebuah tempat les. Dan di beri nama BIMBEL ASMARA, pemberian nama ini tak lain karena ia mendapatkan seorang pujaan hatinya yang bernama  Mei dia adalah seorang gadis teman Sera. Mei adalah guru pengganti Sera di karenakan Sera harus pergi ke Jakarta untuk menyelesaikan kuliahnya.

“telah terjadi kecelakaan pesawat garuda dengan nomor penerbangan 372, pesawat tersebut jatuh di selat malaka dalam perjalanan menuju pontianak. Dikabarkan semua penumpang tewas akibat ledakan sebelum pesawat jatuh...” ulas sang anchor di sebuah stasiun televisi. Dan seketika gelas yang Rian pegang pecah, dia tersadar bahwa pesawat yang jatuh itu merupakan pesawat yang ditumpangi orang tuanya. Air matanya menetes, melihat berita di televisi itu. Kini ia yatim piatu, orang tuanya tidak sempat melihat ia sukses dan menimang cucu dari gadis yang sudah ia tunangi.

“Yaasiin Wal Qur’aanil hakiim Innaka laminal musrsaliin ........” surah yasin yang dilantunkan pelayat mengiringi kepergian orang tuanya ke alam ghaib . kata-kata motivasi bermunculan dari sekian orang tak terkecuali Mei, sebagai penyemangat Rian menjalani hidupnya.

5 bulan berlalu, sempat terbengkalai bimbel  nya selama sebulan setelah kepergian orang tuanya. kini perasaan sedih ditinggal orang tuanya mulai terkikis oleh kesibukan Rian yang akan mengadakan akad nikah minggu depan, bimbel yang di binanya sejak ia kuliah sekarang sudah menjadi bimbel terbesar di Pontianak. Omset perbulannya mencapai 10 juta, di tambah gaji yang ia peroleh sebagai arsitek  dan dosen di universitas di kotanya membuat ia menjadi pemuda sukses di masa kuliah. Dengan modal itulah ia bisa menggelar pesta mewah, sungguh beruntung gadis yang di pinangnya itu.


Namun sayang kini dia sering pusing, dan pingsan. Sudah di cek kedokter dan diketahuilah ia menderita tumor otak, ini di sebabkan kecelakaan 7 tahun silam. Tepat seminggu setelah mengucap janji suci ia meninggal dunia, dengan menyisakan istri barunya.

Categories: ,

Rabu, 19 Agustus 2015

Upacara Perdana

“Dagdigdug”,suara degup jantung pagi itu.Ya kenapa tidak,ini adalah upacara pertama saya sejak resmi dilantik jadi paskibra setelah sekian lama hanya berdiam diri di kelas setiap senin pagi. Pagi ini saya bertugas sebagai Danton(Komandan Pleton), sungguh pagi itu saya sangat grogi mungkin teman-teman saya juga merasakan hal yang sama. Alasan nya jelas karena ini upacara kemerdekaan RI tepatnya upacara 17 agustus yang menjadi upacara perdana kami. Uuhh, its so nervous guys.
PASKIBRA SMANSA... kekuatan 22!!!”,  cara kami untuk mengusir nervous . dan berdoa sebelum itu dan saling memotivasi kepada semuanya agar tampil yang terbaik. Salah satu motivasi kami adalah salah satu senior kami waktu itu, beliau sedang berulang tahun pada tanggal tersebut. Beliau menjadi motivasi kami untuk memberikan penampilan yang terbaik sekaligus sebagai kado buat beliau.
****
“langkah...tegap... maju” aba-aba dari komandan membawa kami masuk kelapangan yang dikelilingi ribuan mata, saya selalu berusaha mengendalikan diri saya agar tidak terjebak di dalam kegrogian. ”buka formasi..” aba-aba selanjutnya dari sang komandan yang membawa saya menuju tempat saya.
”....segera dimulai..”  tanda bahwa saya dan danton lainnya harus melakukan tugas, yaitu menyiapkan pleton masing-masing. “Perhatian seluruhnya barisan saya ambil alih.. Siaapppp..... gerak” pimpin saya sebagai Danton 1 Upacara pun berlanjut.
langkah tegap maju... jalan” seru sang Danpas  membawa pasukan pengibar bendera ke tengah lapangan, inilah saat-saat yang membuat bulu kuduk saya merinding. Mengapa? Saat dibentangkan nya sang merah putih dan saya mendengar suara sentakan bendera itu, wahh terharu banget rasanya.
****


1 jam berlalu upacara pun selesai dengan ditandai aba-aba bubar dari danton. Kami pun langsung berkumpul di tempat yang sudah di tentukan, dan kami di bariskan di lapangan basket. Disini kami diberi pengarahan sedikit, dan setelah itu kami dibiarkan sehingga kami menjadi seperti PhotoBoth , guru-guru datang dan menjadikan kami sebagai modelnya ckck. Setelah itu giliran kami yang berpose, dengan sigap kami mengajak teman-teman yang sudah menunggu mau foto bareng wkwk seketika kami menjadi famous banyak yang ngajak foto :D:D:D
Setelah asik foto kami pun di kumpulkan dalam satu kelas dan diberi konsumsi berupa nasi serta lauk pauknya. Perut sudah terisi sekarang waktu nya evaluasi, ya kalian tau sendiri lah evaluasinya seperti apa. Berlanjut ke acara berikutnya, ini acara yang sudah kami rancang sejak h-2 yaitu memberi kejutan ke kak iib yaitu senior yang melatih kami. Hampir gagal sih soalnya saat mau membawa kue ke kelas ternyata sedang ada evaluasi jadi ya gagal. Namun ga gagal total, kami sudah merencana bersama kak febri dan akhiirnya berhasil juga. Dan terjadilah acara colet-colet krim wkwk baju saya dan muka dah bagaikan kue tar berminyak dan bau kue -____- acara ramah tamah pun berganti dengan salam tempel krim :D
****

Setelah itu kak iib mengajak kami semua untuk kerumahnya, kak iib mengajak kami makan-makan. Disini kami berkumpul bercanda melepas semua penat yang kami rasakan. Matahari sudah memuncak kami pun pulang kerumah masing-masing.

Categories:

Rabu, 05 Agustus 2015

17 Agustus

17 agustus adalah hari yang sakral buat bangsa indonesi, hari dimana rakyat indonesia merasakan kebebas dari belenggu belanda selama ratusan tahun. Karna bangsa indonesia maka saya juga termasuk kedalam itu. Dalam rangka 17 agustus ini saya juga ikut ambil peran yaitu sebagi petugas upacara 17 agustus di sekolah nanti, kenginginan saya sejak saya smp namun belum bisa tercapai dikarekan tidak mengikuti paskibra di smp sampai pengukuhan hehe namun sekarang akhir nya terwujud juga walaupun belum terwujud semuanya L yaitu saya sudah lama ingin menjadi pemimpin upacara 17 agustus. Kenginginan itu muncul sejak saya mulai masuk sma dan masuk ekskul paskibra, mulai sejak itu lah saya mempunyai kenginginan untuk berlatih agar bisa menjadi komandan. Dan ga tau kenapa kenginan itu semakin kuat saat penentuan petugas buat upacara 17 agustus ini, Tetapi emang bukan takdir saya buat jadi komandan
 yang terpilih adalah teman saya, kecewa dan sedih juga sih waktu itu kenapa coba saya ga bisa? Apa karna postur? Ya mungkin karna postur, Seandainya ada tes dan bukan karna postur mungkin saya bisa menjadi komandan .-. ya tapi sudah lah, semoga saja buat lomba nanti saya bisa menjadi komandan nya aamiin.

Tanggal 27 april, itulah hari pertama kami latian. Membawa perasaan masih kecewa saya ikut latian. Namun perasaan itu lambat laun pun hilang, dan sekarang saya mensyukuri posisi yang saya isi yaitu sebagai Danton(Komandan Pleton) dan saya bertekad untuk tampil yang terbaik di hari H nanti 

Kami di beri waktu 3 minggu buat memantapkan diri membawa amanah negara mengibarkan dan melaksanakan upacara 17 agustus nanti. Minggu pertama kami masih santai, masih banyak yang izin ga latian atau latian ga full.

Sekarang sudah menginjak minggu kedua, latian sudah semakin serius walau masih agak nyantai. Banyak yang sudah kami dapat selama latian ini, bukan hanya capek, dan waktu yang terbuang. Kami mendapatkan pengalaman, ilmu LKBB, kebersamaan, kekompakan yang walaupun belum bisa di bilang kompak tetapi kami bersyukur dan semoga kami dapat lebih kompak kedepannya, dan lain-lain yang tidak dapat disebutkan :D:D:D


Sekian dulu cerita dari saya, saya ga mau nyita kuota dan batrai laptop atau hp kalian hehe. Yaudah sampai ketemu di postingan selanjutnya dan terima kasih sudah berkunjung 

Categories:

Walking - Walking

Assalamu’alaikum nitizen, alhamdulillah nih balik lagi setelah sekian lama menghilang wkwk, kali ini saya ingin mengepost sebuat cerita. Tapi ini jatuhnya ke telat ngepost, atau biasanya disebut dengan istilah latepost yang seperti di instagram tuh. Kalo di instagram kan biasanya latepost itu, foto yang lama tapi baru di post. Nah kalo saya cerita ini yanng lama dan baru di post sekarang, sebenarnya bukan lama sih, Cuma udah beda momen nya. Okedeh langsung aja nih ke ceritanya
Cerita ini nih berkaitan dengan idul fitri yang baru saja kita tinggal, walau sebenarnya suasana idul fitri ini belum “jika” belum masuk sekolah dan kerja, iya hanya jika wkwk. Cerita ini tentang saya jalan-jalan saat idul fitri, ini terbagi menjadi beberapa bagian. Ada yang bersama teman, yaitu teman smp, teman satu gang, tmen sma, dan keluarga, dan ini terbagi dalam beberapa hari. Nah lebih lengkapnya lanjut baca terus yaaa :D
1.       Hari pertama lebaran
Nah, hari ini hari pertama lebaran. Pagi ini saya sholat ied di masjid terbesar di pontianak :D ueeeee. Yak namanya masjid raya mujahidin pontianak. Beuhhhh  ramai sekali disini, mencapai ribuan jiwa. Bahkan lahan buat perkir itu menelan sebagian jalan Ayani. Pulang dari itu, saya pun melakukan ritual, sungkem dengan orang tua. Wahh terharu banget nih wkwk. Yosh lanjut, setelah itu saya tidak langsung brjalan ke rumah keluarga. Melainkan menantikan kehadiran keponakan ibu saya, karna sudah setiap tahun pasti pagi-pagi udah kerumah dengan bergerombl hehe, kenapa bergerombol? Ya karna emang ramai banget keponakan ibu saya, belum lagi yang membawa anak-anaknya. Oke selesai mereka semua berkunjung, sore hari nya saya dan orang tua saya pergi kerumah saudara-saudara ibu saya. lumayan nih aku ikut, dan dapat salam tempel lumayan banyak wkwk dan kelar nih lebaran hari pertama. Lanjut ke hari ke 2

2.       Hari Kedua Lebaran
Hari kedua lebaran ini jadwalnya berjalan kerumah keluarga-keluarga baik dari ayah dan ibu. Namun kali ini aku absen ga ikut karna sudah ada janji mau nonton bisokop sama teman gang. Jadi yang ke rumah keluarga ga usah diceritain aja yaaa wkwk karna ga tau juga mau cerita apa hehe. Jadi cerita yang saya jalan sama teman aja yaa, seperti yang salah bilang tadi, saya sudah ada janji mau notnon bioskop. Saya dan teman-teman rencana mau nonton jam 12.40, tapi ada yang ngebo dan ga jadi jam segitu deh. Di ganti jadi jam 14.20. semua sudah siap-siap tetapi kami sudah telat. Karna baru on the way jam 14.00 dan berlarut lah menjadi jam 16.40. kami pun nonton film itu, beuhhh ngakak banget tuh film, tapi sayangnya ceritanya masih gantung soalnya menurut saya klimaks nya itu nanti di part keduanya. Ohh iya lupa bilang, kami waktu itu nonton Comic 8, buat yang mencari hiburan boleh tuh nonton filmnya tapi mungkin sekarang sudah ga ada di bioskop lagi jadi tunggu dvd nya keluar aja yaa wkwk setelah nonton kami berjalan rencana mau cari makan. TETAPI malah nyasar ke counter Hp, kenapa? Karna tuh teman saya ingin beli hp ya jadi nyangkut disini deh. Malam pun berlarut, alhasil kami ga jadi makan setelah beli hp itu, kami duduk nyantai di alfamart podomoro. Disana kami hanya melepas dahaga tapi perut tetap keroncongan -___- selesai lah jalan-jalan hari kedua ini, lanjut ke hari ketiga

3.       Hari Ketiga Lebaran
Hari ketiga ini nih, saya jalan lagi bersama keluarga dan rombongan. Namun kali ini hanya satu tujuan rumah yaitu rumah keponakan ibu saya, tetapi rumahnya jauh yaitu wi wajo’. Pasti banyak yang ga tau apa itu wajo’, wajo’ itu daerah siantan mau arah ke ke singkawang jika kalian jalan terus dari siantan menuju tugu dan lurus terus. Nah ga lama kalian kan mencapai desa wajo’. Wajo’ ini ada due yaitu wajo’ hilir dan hulu. Keluarga saya ini di wajo’ hulu sana sedikit wajo hilir. Cukup membuat pegal pantat  perjalana kesana ini. Gabanyak cerita sih disana tapi ini wajib diceritakan sebagai pelengkap postingan ini wkwk. Yaudah lanjut ke hari ke empat

4.       Hari keempat lebaran
Nah, udah sampai hari keempat nih.. waduh sibuk banget yaa saya tiap hari jalan terus wkwk. Kali ini saya jalan kerumah teman-teman smp. Bisa di bilang keliling pontianak sih. Kenapa? Karna rumah teman-teman saya nih menyebar di seluruh penjuru pontianak hehe. Pertama-pertama kami kumpul di depan sekolah kami tercinta dulu wkwk tepatnya di warung kopi depan sekolah kami, tapi sayang warung kopinya tutup jadi kami berkumpul di pinggir jalan, udah seperti tukang ojek aja yaa di tepi jalan haha :D setelah semua ramai kami langsung menuju ke rumah teman saya di daerah sui. Jawi yang ga tau searching  aja ya wkwk setelah sampai kami di suguhi bakso, kebetulan sekali perut sedang lapar-laparnya tidak menuggu lama bakso yang di sediakan ludes. Ga tau dah itu lapar atau emang rakus wkwk setelah kami jalan lagi kerumah yang lain. Jalan jalan dan kami sampai ke rumah yang ke sekian, yaitu rumah mutiara. Nah disini kami terjebak karna tak lama sampai disini turun hujan lebat banget sampai banjir tuh halaman. Dan kampretnya disertai dengan mati lampu hhh udah lah dingin mati lampu lagi -___- sekitar sejam hujan pun berenti, kami tidak melanjutkan jalan lagi dikarenakan hari sudah sore dan mau maghrib banyak teman saya yang ingin pulang. Kami pun pulang ke rumah masing-masing. Lanjut ke hari ke 5 guyssss

5.       Hari Kelima Lebaran

Nah udah nyampe hari kelima nih, kali ini aku jalan bersama keluarga satu rombongan ke rumah keluarga lain yang belum dikunjungi. Hari kelima ini kurang lebih seperti hari pertama lebaran dan sama juga saya dapat salam tempel yang hampir sama dengan hari pertama. ga banyak yang dapat di ceritain sih. kita lanjut ke hari ke enam aja yaaa :D

Hari Keenam Lebaran
Hhh udah sampe hari keenam, dan dimana hari ini juga hari pertama saya masuk ke kelas 11 *wiii udah jadi kakak kelas wkwk hari ini saya jalan sam teman sma dan teman-teman ekskul saya. yang jelas jalan nya setelah pulang sekolah yaa wkwk ga banyak juga sih yang dapat saya ceritakan. hari ini lumayan seru kami berjalan dan ngestuck  di rumah abi, alasan ngestuck disini karena cuaca sudah hujan sih. kami main musik disini, bernyanyi bersama dan banyak lagi :D:D:D

Nah sekian cerita perjalanan lebaran saya, capek juga ternyata jalan-jalan itu tetapi banyak yang dapat kita dapat mulai dari kebersamaan dan keakraban serta kegembiraan wkwk yaudah saya pamit undur diri dulu.
wasalam........

Categories:

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com

Copyright © Its My Life | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net      Up ↑